
Pernahkah saat Sa’i, Anda melihat dua lampu hijau di lintasan antara Bukit Shafa dan Marwah?
Ya, bukan sekadar hiasan—lampu ini menyimpan pesan.
Bagi sebagian, itu hanyalah penanda,
Tapi bagi yang tahu makna, di sanalah letak ibadah yang istimewa.
Apa Itu Lampu Hijau Saat Sa’i?
Lampu hijau terletak di bagian tengah jalur Sa’i. Biasanya ada dua, yang menandai awal dan akhir area di mana jamaah laki-laki disunnahkan untuk berlari-lari kecil (raml).
Bukan sembarang gerak cepat, ini adalah bentuk penghormatan pada perjuangan Siti Hajar yang berlari mencari air bagi sang bayi, Nabi Ismail.
Mengapa Hanya Laki-Laki yang Disunnahkan Berlari?
Dalam syariat, wanita tidak dianjurkan berlari saat Sa’i.
Mengapa? Karena Islam menjaga kehormatan dan ketenangan.
Sementara laki-laki, disunnahkan untuk berlari ringan di antara dua lampu hijau sebagai bentuk semangat dan meneladani perjuangan.
Berlari di Antara Dua Lampu Hijau Itu Sunnah, Bukan Wajib
Jangan khawatir kalau Anda tidak sempat melakukannya.
Lari kecil ini bukan syarat sah Sa’i, melainkan sunnah yang mendatangkan pahala.
Jadi, jika Anda melewati lampu hijau dengan berjalan biasa, ibadah tetap sah dan tak berkurang nilainya.
Tips Saat Melewati Lampu Hijau Saat Sa’i
- Bagi Laki-Laki: Percepat langkah dan niatkan mengikuti sunnah Rasulullah SAW.
- Bagi Perempuan: Lanjutkan Sa’i seperti biasa, tanpa perlu berlari.
- Fokus dan Khusyuk: Nikmati setiap langkah sebagai bentuk zikir dan penghayatan.
Penutup yang Mencerahkan
Lampu hijau di lintasan Sa’i bukan hanya soal warna,
Tapi jejak sejarah dan cinta luar biasa.
Belajar dari kisah Siti Hajar, kita diajak untuk tetap berusaha,
Bahwa di balik ujian, ada air zamzam dari langit yang menyapa.
Rindu Menapaki Sa’i? Mulai dari Sini Bersama AkuVisa
Sebelum sampai ke Shafa dan Marwah, pastikan langkahmu tak terhambat visa.
AkuVisa hadir sebagai sahabat perjalanan umrah dan haji Anda.
Proses mudah, cepat, dan terpercaya—jadikan ibadah lebih tenang dan bahagia.
Yuk, urus visa Saudi Anda sekarang bersama AkuVisa!