
Source : canva
Ibadah umrah akan berjalan dengan lancar, aman dan nyaman dimulai sejak persiapan. Ibadah umrah adalah ibadah yang istimewa, ibadah di tanah suci Mekah yang jaraknya ribuan kilometer dari tanah air. Oleh karena itu, kita harus mempersiapkannya dengan baik dan benar.
Persiapan bisa dimulai dengan pendanaan yang cukup dan persiapan dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Dokumen penting ini salah satu syarat sebagai salah satu upaya untuk tertib bernegara dan juga perlindungan diri.
Jadi apa saja yang dibutuhkan untuk persiapan ibadah umrah, berikut dokumen-dokumen yang harus Anda siapkan:

Source : canva
1. Paspor: Dokumen Utama yang Harus Diperiksa
Perjalanan ibadah umrah salah satu aktivitas ibadah yang dilakukan di luar negeri, otomatis Anda membutuhkan paspor sebagai tanda pengenal di luar negeri. Oleh karena itu Anda harus memeriksa paspor, seberapa lama sisa masa berlaku paspor yang Anda miliki.
- Masa berlaku paspor minimal 6 bulan sebelum keberangkatan
Paspor memiliki masa berlaku 5 tahun hingga 10 tahun. Walaupun demikian, Anda tetap harus mengecek kembali masa berlaku paspor Anda. Terdapat kebijakan antarnegara yang disepakati tentang masa berlaku paspor saat berkunjung ke suatu negara.
Pemerintah Indonesia menetapkan masa berlaku paspor untuk perjalanan ke luar atau masuk negara Indonesia minimal 6 bulan sebelum keberangkatan atau 6 bulan sebelum masa berlaku habis.
Kondisi ini termasuk bagian syarat untuk perjalanan ibadah umrah. Dokumen dengan syarat seperti ini dianggap sebagai dokumen yang sah untuk perjalanan ke luar negeri.
- Tips menjaga dan memeriksa kelengkapan paspor
Agar perjalanan umrah berjalan dengan lancar, berikut tips untuk menjaga dan memeriksa kelengkapan paspor.
- Periksalah masa berlaku paspor, bila sudah mendekati masa berlaku kurang dari 6 bulan, gantilah paspor Anda.
- Periksalah jumlah halaman paspor yang kosong, bila tidak cukup atau habis segeralah ganti paspor Anda.
- Simpanlah paspor Anda ditempat yang aman agar paspor tidak rusak atau hilang.
- Bila paspor Anda rusak atau hilang, gantilah paspor Anda sebelum berangkat umrah.
Sebelum Anda berangkat buatlah ceklis dokumen penting untuk perjalanan umrah Anda.

Source : canva
2. Dokumen Tambahan: Rincian Keuangan atau Asuransi
- Asuransi perjalanan dan bukti dana perjalanan
Asuransi perjalanan umrah adalah jenis asuransi untuk melindungi jamaah umrah saat melakukan perjalanan ibadah umrah. Perlindungan dapat mencakupi perlindungan jiwa, kecelakaan, kesehatan, dan transportasi dan lain sebagainya hingga kembali ke tanah air.
Biaya asuransi biasanya sudah termasuk keseluruhan biaya premi perjalanan umrah. Anda perlu mengecek bukti asuransi dan bukti dana perjalanan umrah.
Ada baiknya anda memiliki bukti fisik dokumen tersebut agar keamanan dan keselamatan Anda dapat terlindungi selama perjalanan umrah.
- Pentingnya dokumen tambahan ini dalam perjalanan umrah
Dokumen asuransi perjalanan dan bukti dana perjalanan ini akan melindungi Anda secara hukum. Dengan dokumen tersebut Anda berhak mendapatkan pelayanan dan penggantian biaya bila terjadi risiko perjalanan, seperti, kecelakaan, sakit di perjalanan, pemulangan medis atau jenazah bila meninggal dunia.
Dengan demikian, periksalah dan pastikan Anda memiliki bukti dokumen tersebut.

Source : canva
3. Sertifikat Vaksinasi: Syarat Wajib Kesehatan
- Vaksin meningitis dan COVID-19
Vaksin meningitis menjadi syarat wajib dilakukan oleh jamaah umrah. Hal ini dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan Indonesia dan Arab Saudi. Vaksin meningitis meningokokus sebagai upaya pencegahan penyebaran penyakit kepada jamaah umrah dan upaya pencegahan terjadinya wabah.
Vaksin Covid-19 wajib dilakukan oleh pelaku perjalanan ibadah umrah. Virus Covid-19 masih bisa berkembang walau masa wabah telah berlalu, untuk pencegahan dan perlindungan, vaksin Covid-19 menjadi salah satu syarat wajib.
Bila telah melakukan kedua jenis vaksin tersebut, penerima vaksin berhak mendapatkan sertifikat vaksin sebagai bukti seseorang telah divaksin.
- Cara mendapatkan dan menjaga sertifikat internasional vaksin
Kementrian kesehatan telah melakukan digitalisasi data kesehatan vaksin, bila Anda telah menerima vaksin internasional seperti meningitis secara otomatis data Anda sudah ada di dalamnya.
Anda bisa mengakses atau mendapatkan sertifikat vaksin salah satunya melalui aplikasi SATUSEHAT Mobile yang dikeluarkan oleh Kementrian Kesehatan Indonesia. Sertifikat dapat diunduh dengan cara:
- Bukalah aplikasi SATUSEHAT Mobile,
- Tekanlah ikon menu ‘Vaksin dan Imunisasi’ di beranda,
- Pilih ‘Sertifikat Vaksin & Imunisasi’
- Klik nama yang ingin dicek, lalu pilih ‘Non-CoviD-19’
- Pilihlah setifikat dan tekan tombol ‘Unduh Sertifikat’
- Buatlah dokumen fisik sertifikat agar lebih memudahkan.

Source : https://simpu.kemenag.go.id
4. Bukti Pendaftaran Biro Perjalanan Resmi
- Pentingnya memilih biro perjalanan resmi
Perjalanan ibadah umrah saat ini umumnya dilakukan oleh biro perjalanan umrah. Biro perjalanan umrah sendiri diatur oleh Kementerian Agama Indonesia. Agen perjalanan umrah bisa beroperasi bila sudah memiliki izin dari birokrasi terkait. Tetapi, masih juga terdapat biro-biro yang masih belum memiliki izin. Biro-biro tanpa izin ini kemungkinan besar dapat terjerat pada kasus penipuan terhadap jamaah umrah. Untuk melindungi diri dari penipuan yang marak dilakukan oleh biro perjalanan umrah, sebaiknya Anda memilih biro perjalanan umrah terpercaya dan telah memiliki izin dari Kementerian Agama Indonesia. Anda dapat mengecek biro tersebut melalui laman resmi Kementerian Agama Indonesia.
- Dokumen bukti pendaftaran dan manfaatnya
Bukti pendaftaran umrah adalah dokumen penting yang harus dijaga dengan baik. Dokumen ini sebagai bukti Anda telah mendaftarkan diri sebagai jamaah umrah di salah satu biro perjalanan. Dokumen ini menyimpan informasi penting terkait perjalanan umrah yang akan Anda lakukan, seperti nomor porsi umrah, biaya pendaftaran dan perlunasan. Dokumen ini sebagai bukti secara hukum diakui oleh negara bila terjadi penyimpangan yang dilakukan oleh biro perjalanan umrah. Anda bisa menerima hak Anda bila terjadi risiko seperti Anda tidak diberangkatkan umrah sesuai dengan perjanjian atau data porsi umrah Anda. Anda berhak menerima pengembalian dana dari biro perjalanan umrah yang telah Anda pilih. Jagalah dokumen ini dengan baik agar persiapan ibadah umrah Anda berjalan dengan lancar.

Source : canva
5. Kartu Identitas dan Kartu Keluarga (Jika Diperlukan)
- Fungsi KTP dan Kartu Keluarga dalam pengurusan umrah
Kartu Tanda Pengenal (KTP) adalah bukti identitas seseorang sebagai salah satu warga negara Indonesia. KTP menyimpan informasi penting untuk identifikasi seseorang yang membedakan dengan orang lain.
KTP adalah syarat utama untuk melakukan pendaftaran umrah. Sedangkan Kartu Keluarga (KK) adalah bukti identitas yang sah yang berkaitan dengan susunan, hubungan kekeluargaan seseorang, sehigga dapat teridentifikasikan dengan benar.
Kartu Keluarga berfungsi sebagai salah satu bukti identitas bagi seseorang yang belum cukup umur memiliki KTP sendiri, oleh karena itu KK sangat diperlukan sebagai bukti identitas penjelas atas KTP atau seorang anak. Pastikanlah KTP dan KK anda memiliki data yang benar dan sesuai.
- Dokumen pendukung lainnya yang mungkin diperlukan
Selain KTP dan KK, Anda perlu menyiapkan dokumen lainnya seperti buku nikah, akta kelahiran. Buku nikah sangat dibutuhkan untuk menunjukkan hubungan kekeluargaan bila Anda berangkat ibadah umrah bersama pasangan sebagai tanda mahram.
Begitu pula dengan Akta Kelahiran, dokumen tersebut diperlukan untuk mengidentifikasi kebenaran hubungan kekeluargaan yang tercantum pada KK Anda.

Source : canva
6. Surat Izin dari Instansi atau Kantor (Bagi Pekerja)
- Kepentingan surat izin resmi bagi pekerja
Bagi pekerja atau karyawan yang terikat perjanjian kerja dengan perusahaan, mereja yang ingin melaksanakan ibadah umrah, mereka dapat mengajukan surat izin dari instansi.
Surat ini biasanya berfungsi sebagai informasi ketidakhadiran di tempat kerja yang telah diberikan izinnya kepada karyawan tersebut. Ini berfungsi mengurangi risiko pemutusan kerja pada karyawan.
Biro perjalanan umrah dapat mengeluarkan surat keterangan perjalanan umrah setelah jamaah (berstatus karyawan) memberikan surat izin atau cuti dari perusahaan tempanya bekerja.
Sehingga kedua surat tersebut menjadi bukti adanya izin ketidakhadiran bekerja yang telah disetujui perusahaan.
- Cara mendapatkan surat izin untuk urusan ibadah
Anda bisa mendapatkan surat izin untuk urusan ibadah dengan cara sebagai berikut:
- Hubungilah HRD tempat Anda bekerja, nyatakanlah maksud izin tidak masuk kerja untuk urusan ibadah umrah.
- Komuniksasikanlah dengan jelas jumlah hari dan kesepakatan hak dan kewajiban Anda selama menunaikan ibadah umrah.
- Komunikasikanlah apakan izin cuti tersebut berbayar atau tidak berbayar.
- Hak cuti di setiap perusahaan mempunyai prosedur yang berbeda-beda.
- Ikutilah prosedur yang diberikan oleh HRD tempat Anda bekerja.

Source : canva
7. Visa Umrah: Cara dan Syarat Pengajuan
- Jenis visa umrah dan cara mengajukannya
Arab Saudi telah mengeluarkan kebijakan baru untuk visa umrah. Arab Saudi memperbolehkan berbagai jenis visa termasuk visa turis, visa pribadi, visa keluarga, visa transit, visa tenaga kerja dan e-visa.
- Persyaratan untuk visa umrah
Adapun persyaratan visa umrah, Anda perlu mempersiapkan berbagai dokumen yang dibutuhkah:
- Paspor
- KTP
- Kartu Keluarga
- Buku Nikah
- Akta lahir
- Pas Foto terbaru
- Formulir pendaftaran visa umrah yang telah diisi lengkap
- Bukti pembayaran biaya visa umrah.
- Surat mahram
- Bukti vaksinasi
- Bukti pemesanan tiket pesawat pulang pergi
- Bukti pemesana hotel di Arab Saudi
- Asuransi kesehatan
Kesimpulan
Rencanakanlah segala persiapan keberangkatan ibadah Anda dengan matang, agar perjalanan umrah berjalan dengan lancar. Siapkalah dokumen-dokumen di atas dengan baik. Buatlah checklist dokumen agar lebih mudahkan Anda sehingga tidak ada dokumen yang terlewat. Anda juga bisa menghubungi AKUVISA.COM untuk membantu kepungurusan dokumen VISA Anda. Kliklah link berikut untuk segala pertanyaan pengurusan VISA Anda di AKUVISA.COM.
Sumber :
https://kemenag.go.id/kolom/kebijakan-asuransi-jemaah-umrah-D9S4v